
Banda Aceh – Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian akan menyalurkan bantuan pakan ternak bagi peternak yang terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, termasuk di Kabupaten Bener Meriah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bener Meriah, Uswatun Hasanah, mengatakan bantuan tersebut ditujukan bagi peternak yang terdampak bencana pada tahun lalu. Informasi itu diperoleh seusai rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal PKH di Banda Aceh, Senin, 27 Juli 2026.
“Bantuan berupa pakan ternak ini akan diberikan kepada peternak yang terdampak bencana hidrometeorologi tahun lalu,” kata Uswatun melalui sambungan telepon.
Menurut Uswatun, Direktorat Jenderal PKH menetapkan batas akhir pengumpulan data calon penerima bantuan hingga akhir Juli. Karena itu, Dinas Pertanian dan Perkebunan Bener Meriah tengah memutakhirkan data peternak sebelum diserahkan kepada kementerian.
Pendataan dilakukan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) bersama petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Dinas mengimbau peternak segera menghubungi PPL di kecamatan masing-masing agar proses pendataan berjalan lebih cepat.
Uswatun mengatakan dinas telah memiliki data awal peternak yang terdampak bencana. Namun, data tersebut masih diverifikasi untuk memastikan calon penerima bantuan sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal PKH atas rencana penyaluran bantuan tersebut. Menurut dia, peternak yang terdampak bencana di Bener Meriah masih membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat untuk memulihkan usaha mereka. (Sah)

Leave a Reply