Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tenggara, Jufri RM, S.Pd., M.Si,.

Kutacane – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Jufri RM, mengajak kepala sekolah yang baru dilantik menjadikan rotasi dan mutasi jabatan sebagai momentum untuk meningkatkan prestasi dan mutu pendidikan.

Pernyataan itu disampaikan Jufri di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 27 Juli 2026, menanggapi pelantikan 248 kepala SMA, SMK, dan SLB se-Aceh oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Banda Aceh. Dari jumlah tersebut, 20 kepala sekolah berasal dari Kabupaten Aceh Tenggara.

Menurut Jufri, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus evaluasi kinerja. Jabatan kepala sekolah, kata dia, merupakan amanah negara yang diberikan kepada aparatur yang dinilai memiliki kompetensi dan prestasi.

“Jabatan ini bukan harta warisan, tetapi amanah negara. Karena itu, mutasi jangan dianggap sebagai hukuman, melainkan kesempatan untuk menunjukkan kinerja dan membawa perubahan di sekolah yang dipimpin,” ujar Jufri.

Ia berharap kepala sekolah yang dilantik, baik pada tahap pertama maupun tahap kedua, mampu bekerja maksimal, menghadirkan inovasi, dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing.

Baca Juga  Polisi Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Aceh Tenggara, Pemasok Masih Diburu

“Roda jabatan terus berputar. Hari ini mungkin memimpin sekolah kecil, tetapi jika menunjukkan prestasi, bukan tidak mungkin ke depan dipercaya memimpin sekolah yang lebih besar,” katanya.

Jufri juga mengajak seluruh kepala sekolah bersinergi memajukan pendidikan di Aceh Tenggara. Menurut dia, kemajuan pendidikan di daerah akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di tingkat provinsi hingga nasional.

“Kalau pendidikan Aceh Tenggara maju, maka pendidikan Aceh juga akan maju, dan pada akhirnya ikut berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan Indonesia,” katanya. (Yat)